Kabupaten Sumenep Madura sebenarnya memiliki benih padi
unggul yang tentunya apabila dikembangkan akan menentukan keunggulan varitas
padi yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Varitas padi ini sangat terkenal dikepulauan
kangean yaitu di kecamatan arjasa dan kangayan kabupaten Sumenep. Varitas padi
ini sering disebut beras mennyan (kemenyan) oleh penduduk setempat. Hal ini bias
dibuktikan dengan aroma beras ketika sebelum dan sesudah dimasak dengan
mengeluargan aroma wangi. Tapi keberadaan varitas padi ini kelihatannya sangat
terbatas dan saat ini sudah jarang dijumpai, mungkin karena tidak ada upaya
untuk mengembannya menjadi varitas unggul local yang bisa dibudidayakan dalam
jumlah besar
Sungguh sangat disayangkan keberadaan varitas padi mennyan ini apabila tidak dilestarika, bisa-bisa punah tinggal kenangan di kabupaten Sumenep. Tapi sebenarnya keberadaan benih padi unggul local bisa diadakan sendiri oleh petani, namun dengan kurangnya kepedulian, pengetahuan dan keterampilan dalam produksi benih, masyarakat petani sering mengabaikan benih unggul local dan lebih memilih benih yang disedikan oleh pabrik-pabrib benih atau bantuan benih dari pemerintah.
Benih padi mennyan Sumenep apabila bias dikembangkan
tentu akan menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya
tanaman dan perannya tidak dapat di gantikan oleh faktor lain, karena benih
sebagai bahan tanaman dan sebagai pembawa potensi genetik terutama untuk
varietas-varietas unggul. Keunggulan varietas dapat dinikmati oleh konsumen
bila benih yang ditanam bermutu.
Untuk itu penyediaan benih unggul terutama benih local
yang berkwalitas memegang peranan yang menonjol untuk dikembangkan dengan teknologi
yang dihasilkan melalui penelitian, baik dalam kontribusinya terhadap
peningkatan hasil persatuan luas maupun sebagai salah satu komponen utama dalam
pengendalian hama dan penyakit. Selain itu, varietas unggul dinilai mudah
diadopsi petani dengan tambahan biaya yang relatif murah dan memberikan
keuntungan langsung kepada petani.
Sehingga upaya untuk menciptakan varitas unggul padi
mennyan sumenep mungkin salah satunya bias melalui pendekatan sistem produksi
benih unggul yang pengembangan penangkaran benih berbasis masyarakat, di mana
masyarakat tani secara berkelompok (poktan) terutama yang ada di kecamatan
arjasa dan kangayan untuk didorong memproduksi sendiri kebutuhan benihnya terutama
beras mennya pada hamparan sawah kelompoknya, sehingga akan lebih menghemat
waktu dan biaya, dan untuk selanjutnya dapat menjadi unit produksi benih sumber
yang berorientasi agribisnis di kabupaten Sumenep. Semoga….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar