Apa kabar Sumenep
Masihkah gula silawanmu rasanya manis
Masihkah garammu rasanya asin
Masihkah tembakaumu berdaun emas
Masihkah sapi-sapimu kuat mebawamu lari ketanah suci
Masihkah ikan-ikanmu beranak pinak dilautmu
Masihkah sang kuda terbang yang gagah perkasa membuka sayapnya mengitari cakrawala
Apa kabar Sumenep
Tapi kini Sumenep sekarang sudah lebih dari itu
Dari perut bumi Sumenep sudah keluar minyak dan gas
Dari atas langit Sumenep sudah ditemukan ogsigen terbaik dunia
Karna tanah Sumenep adalah tempat bersemayamnya para wali
Apa kabar Sumenep
Bocah-bocah itu terus mengajakmu berlari
Sambil terus menengadah penuh harap
Bocah yang bernama keadilan
Bocah yang bernama kemakmuran
Dan bocah yang bernama kedamaian
Apa kabar Sumenep
Keraton, alun-alun, masjid agung dan asta tinggi
itulah siklus mata hari sumenep madura
Tidak ada komentar:
Posting Komentar