SELAMAT DATANG DI SUMENEP INTERVISI MELANGKAH UNTUK MAJU

MENAKAR ESENSI DEMOKRASI PILKADA 2010 SUMENEP

Menjelang Pilkada 2010 di Kabupaten Sumenep, sebagai salah satu instrumen untuk terjadinya kemajuan proses demokratisasi di Sumenep. Tentunya, Pilkada langsung diharapkan menjadi bagian dari kampanye demokrasi di kabupaten Sumenep. Namun, pada kenyataannya, banyak Pilkada yang dilaksanakan menimbulkan petaka dan mengorbankan masyarakat sebagai objek penderita.

Berkaca pada Pilkada langsung di berbagai daerah, setidaknya ada tiga hal penting yang harus digarisbawahi, pertama, Pilkada 2010 di Sumenep idealnya dijadikan sarana pendidikan politik secara konstruktif bagi masyarakat Sumenep. Jangan justru dengan Pilkada menjadikan masyarakat Sumenep sebagai objek pasif yang dapat dibodohi, dibohongi dan dibeli suaranya dengan harga yang sangat sepele.

Akhirnya apa yang terjadi, proses kampanye yang akan terjadi nantinya bukan sebagai bentuk pendidikan politik, tetapi lebih kepada strategi iming-iming dengan menawarkan janji-janji semu yang sengaja di susun oleh tim sukses tanpa memikirkan realisasi kemudian. Saking hebatnya konsep yang dibuat tim sukses, terkadang calonnya sendiri tidak mengerti apa yang disampaikannya kepada publik.

Kedua, Pilkada 2010 di Sumenep hendaknya merupakan momentum bagi Partai politik sebagai institusi politik mampun bagi calon Bupati dan Wakil Bupati, baik yang berangkat melalui Partai Politik atau calon yang maju secara Independen untuk lebih dekat dengan konstituennya. Mereka memiliki kesempatan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat Sumenep yang mendukungnya untuk melek politik, sehingga mereka dapat mengekspresikan aspirasinya dengan sepenuh hati, bukan aspirasi semu.

Sebab, pada momentum Pilkada langsung seperti ini, Mereka memiliki posisi daya tawar yang sangat tinggi untuk memberikan kompensasi ideal atas keberadaan konstituennya yang tersebar di berbagai daerah di Kabupaten Sumenep untuk diperjuangkan haknya dan ditingkatkan kesejahteraan hidupnya. Ini merupakan misi jangka panjang bagi Partai Politik dan bagi para calon Bupati dan Wakil Bupati untuk membangun masyarakat Sumenep yang mandiri dengan memberi komitmen-komitmen sebagai kompensasi terhadap dukungannya.

Ketiga, dalam konteks Calon Kepala Daerah (Bupati dan Wakil Bupati), Akan digelarnya Pilkada 2010 di Kabupaten Sumenep ini, jelas akan memberi peluang atas popularitas mereka sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep. Namun celakanya ketika para Calon ini berhitung dengan pandangan politik siapa yang paling besar "amunisinya" maka itu yang dipastikan memiliki peluang besar untuk menang.

Apabila fenomena itu terjadi pada Pilkada 2010 di Sumenep, maka lagi-lagi rakyat Sumenep tidak akan menemukan esensi demokrasi sebagai bentuk pembelajaran politik konstruktif, selain hanya sebagai objek dagangan politik yang terkadang mereka tidak sadar kalau hak-hak demokrasinya sedang digadaikan atau bahkan diperjual belikan. Wallahua’lam
By: Sumenep Intervisi

1 komentar:

  1. Halo teman, salam kenal.
    Saya tahu blog anda yang menarik ini dari Blog Catalog dimana saya telah berjanji untuk berkunjung ke blog anda.
    Blog anda bagus, sederhana tapi manis, ada shoutbox sehingga tamu mudah tulis pesan singkat sehingga anda bisa menjalin hubungan.
    Isinya tentang Sumenep yang tentunya akan menarik bagi orang berasal dari sana maupun bukan. Akses juga mudah. Congrats!

    Untuk perbandingan silakan berkunjung & follow blog saya :
    multibrand.blogspot.com.
    Saya akan lakukan yang sama.

    BalasHapus